Kekayaanintelektual, lebih lengkapnya adalah hak atas kekayaan intelektual (KI, HKI, atau HaKI) adalah jenis kekayaan yang memuat kreasi tak mewujud dari intelektualitas. HaKI memiliki banyak jenis, dan banyak negara mengakui keberadaannya. Contoh yang paling dikenal adalah hak cipta, paten, merek dagang, dan rahasia dagang.Konsep modern dari HaKI tercipta pada Sebuahtruk TNI melintas membawa penumpang yang terjebak banjir menuju bandara di kilometer 27 Jalan Tol Sedyatmo, Jakarta, Sabtu, 2 Februari 2008. Banjir setinggi 50 - 90 cm yang menggenangi Km 23 - Km 27 menyebabkan putusnya akses utama menuju Bandara Soekarno-Hatta. [TEMPO/ Zulkarnain; ZN2008020202] Yangdimana banyak karya-karya yang diajukan untuk dilindungi karya nya, seperti halnya negara maju Amerika yang terkenal dengan teknologi, negara ini telah mempermanenkan teknologinya dengan memberikan hak paten atas karya yang dibuat. Berikut sabdapedia rangkum untuk mengetahui definisi dan contoh hak paten lebih jelasnya. Narasumberyang terlibat diantaranya, Dr. Fauzan, Prof. Noorhaidi Hasan, Dr. Mukti Arto, Dr. Ambar Widaningrum dan Dr. Mochamad Sodik. apa kewajiban yang harus dipenuhi dan apa saja hak-haknya. Begitupun dengan istri. Jangan sampai ketika menjadi seorang istri tidak mengerti bagaimana kewajibannya kepada suami. Kota Yogyakarta memang DrivingAround Jalan Tol Prof. Dr. Ir. Sedyatmo ~ Cengkareng to Gerbang Tol Kapuk Jakarta Indonesia#DrivingAround#Cengkareng#JalanTol#JakartaCity#KotaJakarta cFU0. Apa itu hak paten? Paten adalah bagian dari Hak Atas Kekayaan Intelektual HAKI yang dikategorikan sebagai benda tidak berwujud, tetapi paten, benda yang dihasilkan dan dilindungi merupakan hak intelektual. Walaupun tidak berwujud tetapi dilindungi dengan ketat karena wujudnya berupa proses atau hasil pemikiran. Untuk penjelasan lengkap mengenai hak paten, simak tulisan di bawah ini. Baca Juga Punya Hak Paten, Sego Boran dan Soto Koya Sah Jadi Milik Lamongan 1. HAKI dan LopesBelakangan ini, HAKI mendapatkan perhatian besar dari masyarakat Indonesia dan dunia. Sebab, banyak individu maupun kelompok yang melakukan penemuan dan membuat inovasi-inovasi terbaru yang sangat membantu kehidupan bahkan peradaban pada bidang teknologi, yang di dalamnya meningkat penemuan-penemuan tentang kemajuan elektronik, telekomunikasi, transportasi, dan industri. Selain itu, campur tangan dari pemerintah yang membutuhkan penemuan dan pengembangan akan hal tertentu, demi mendukung kemajuan sektor dalam segala ide dan penemuan tersebut, muncullah kebutuhan akan perlindungan hukum yang lebih memadai. Sebab pada dasarnya, ide itu mahal dan mewujudkan ide ke dalam bentuk yang nyata melalui beberapa proses yang tidak mudah. Hukum yang tegas sangat diperlukan agar penemuan yang sudah diupayakan tidak sembarang diklaim oleh pihak lain, terutama pihak asing yang tidak terlibat dalam proses berperan untuk melindungi ide dan penemuan seseorang maupun kelompok. HAKI sendiri adalah hak milik’ yang lahir dari hasil pemikiran manusia dan menghasilkan suatu produk yang bermanfaat bagi kehidupan. Singkatnya, HAKI adalah karya-karya yang timbul dari kemampuan intelektual karya atau ide dibuat dengan tidak instan, dimana dalam penemuan dan prosesnya diperlukan tenaga, waktu, dan biaya. Sehingga HAKI hadir untuk memberikan hak pada kreator atau pencipta untuk menikmati hasil kreatifitasnya dan menjaga penemuannya agar tidak diakui oleh orang memiliki tiga ruang lingkup utama, yaitu Hak cipta yang diatur dalam UU No. 19 tahun 2002 Paten yang diatur dalam UU No. 14 tahun 2001 Merk yang diatur dalam UU No. 15 tahun 2001 Paten sendiri adalah suatu bentuk jaminan kepastian hukum atas karya intelektual dalam bidang teknologi. Berdasarkan UU Paten Pasal 1 Nomor 13 tahun 2016, paten merupakan hak eksklusif yang diberikan oleh negara kepada penemu inventor atas hasil temuannya invensi.Penemuan tersebut ditujukan untuk mendukung program pemerintah atau menyejahterakan masyarakat. Di samping itu, pemerintah memberikan kurun waktu tertentu kepada inventor untuk menyelesaikan Jenis-jenis ChouetteBerdasarkan prinsipnya, paten dapat dibagi ke dalam 2 jenis, yaitu Paten biasaJenis paten ini memenuhi persyaratan penemuan, yaitu syarat kebaruan, mengadung langkah inventif, dan dapat diberikan dalam bidang industri. Penemuan yang dihasilkan harus didahului dengan kegiatan riset dan pengembangan yang intensif. Dalam Pasal 22 ayat 1 UU Paten, masa perlindungan paten biasa adalah 20 tahun dan tidak dapat diperpanjang. Contohnya penemuan bahan bakar dan alat kesehatan. Paten sederhanaJenis paten ini hanya meliputi penemuan berupa produk yang mempunyai nilai guna praktis. Paten sederhana hanya diberikan untuk penemuan yang memilki nilai guna lebih dari penemuan sebelumnya, khususnya dalam segi teknis. Atau bisa dikatakan, paten ini hanya untuk memodifikasi, mengembangkan, atau menyempurnakan penemuan yang sudah ada sebelumnya. Pasal 22 ayat 1 UU Paten, masa perlindungan paten sederhana adalah 10 tahun dan tidak dapat diperpanjang. Contohnya adalah alat kursi roda elektrik dan sedotan dari besi. Baca Juga CEO Pfizer Tolak Seruan AS Hapus Hak Paten Vaksin COVID-19 3. Pendaftaran DeluvioSebelum mengajukan permohonan paten, inventor harus memastikan bahwa invensi miliknya belum pernah dipatenkan. Hal ini bertujuan agar pengajuan paten yang akan didaftarkan layak dan tidak ditolak. Setelah yakin, langkah-langkah yang harus dilakukan selanjutnya adalah Membuat spesifikasi paten yang meliputi judul invensi, latar belakang invensi, uraian singkat invensi, uraian lengkap invensi, gambar teknik, abstrak, dan klaim. Spesifikasi ini harus dilakukan oleh yang berpengalaman seperti Konsultan HAKI. Mengisi formulir permohonan yang telah disediakan. Membayar sejumlah uang tergantung jenis paten dan satuan yang diajukan. Inventor menunggu pengumuman yang akan disiarkan melalui media resmi paten. Setelah pengumuman selesai, inventor dapat mengajukan permohonan pengecekan dan melunasi pembayaran penuh. Pengajuan keberatan dari pihak inventor disampaikan secara tertulis kepada DJHKI. Inventor juga dapat mengajukan banding apabila permohonan paten ditolak. 4. Penghapusan patenilustrasi memeriksa berkas ShnobrichUU Paten menyatakan bahwa paten dapat dihapuskan sebagian atau seluruhnya disebabkan oleh adanya permintaan dari pemegang hak. Permohonan penghapusan akan dikabulkan oleh menteri. Beberapa penyebab paten dihapuskan, yaitu Pemegang hak paten tidak membayar biaya per tahun. Bertentangan dengan peraturan dan hukum yang berlaku. Terdapat paten atau invensi lain yang memiliki kesamaan dan sudah dipatenkan terlebih dahulu. Paten yang telah dihapus tidak dapat dihidupkan kembali, kecuali berdasarkan putusan pengadilan. Baca Juga 12 Fakta Perbedaan Obat Generik dengan Obat Paten, Kamu Wajib Tahu! Mari jaga ide dan produk kamu dengan paten agar tidak diambil alih oleh pihak lain. Demikian artikel paten dan rinciannya. Semoga membantu. Prof. Dr.HC Ir. R. M. Sedijatmo Atmohoedojo Lahir 24 Oktober 1909, Karanganyar, Jawa Tengah, Indonesia Meninggal 15 Juli 1984 74 tahun Jakarta Pusat, Indonesia Pendidikan HIS Solo 1916-1923, MULO Solo 1923-1927, AMS-B di Yogyakarta 1927-1930, TH Bandung sekarang-ITB 1930-Mei 1934 Karier Insinyur di Dinas Pekerjaan Umum Mangkunegaran Surakarta 1934-, Insinyur di Departemen Pekerjaan Umum Hindia Belanda. Penemuan Konstruksi Cakar Ayam Istri Hj. R. Ay. Sumarpeni Prof. Dr.HC Ir. R. M. Sedyatmo atau Sedijatmo atau Sediyatmo adalah salah satu tokoh insinyur sipil Indonesia, cendekiawan, praktisi, ilmuwan dan guru besar Institut Teknologi Bandung. Lulusan ITB angkatan 1934 ini berhasil menemukan pondasi cakar ayam pada tahun 1962, sistem pondasi ini memungkinkan pembangunan di atas lahan yang labil, seperti landasan pacu pelabuhan udara Soekarno Hatta, Jakarta, dan banyak bangunan lain di seluruh dunia. Riwayat hidup Sedyatmo lahir di Karanganyar, Jawa Tengah, Indonesia pada 24 Oktober 1909, pernah sebelumnya nama Prof. Ir. Sedyatmo dengan nama Sarwanto di masa kecilnya, akan tetapi nama tersebut menjadikan sedyatmo sering sakit sakitan, maka dari itu di gantilah dengan nama Sedyatmo yang artinya sebagai anak yang kelak akan menadi anak yang baik dan berguna baik masyarakat, bangsa, dan negaranya. Sedyatmo merupakan putra Mangkunegaran yang besar dalam lingkungan aristodemokrasi, artinya keluarga aristokrat yang menganut paham demokrasi dalam kehidupan harian mereka. Dalam lingkungan seperti ini ia bertumbuh dan belajar untuk menciptakan peluang. Pendidikan dasar dilaluinya di HIS Solo 1916-1923, dilanjutkan ke MULO Solo 1923-1927, dan AMS B di Yogyakarta 1927-1930. Sedyatmo yang sering dijuluki "Si Kancil" karena terkenal karena banyak akalnya menempuh pendidikan di Technische Hoogeschool te Bandoeng THS sekarang ITB Bandung 1930-1934. Setelah lulus ujian tahap persiapan propaedeutisch-examen - ujian kenaikan tingkat 1 pada bulan Juli 1931, ujian kenaikan tingkat 2 pada bulan Juli 1932, ujian tahap kandidat candidaats-examen - ujian kenaikan tingkat 3 pada bulan Mei 1933, dan ujian akhir keinsinyuran ingenieurs-examen - ujian akhir tingkat 4 pada bulan Mei 1934, maka secara resmi Sedyatmo menjadi seorang insinyur sipil lulusan Bandung Bandoengsche civiel ingenieur. Selesai dari THS pada 1934 dengan masa studi tepat empat tahun, Sedyatmo bekerja sebagai insinyur perencanaan di berbagai instansi pemerintah. Sedyatmo dikenal karena menemukan "Konstruksi Cakar Ayam" pada tahun 1962. Temuan Sedyatmo awalnya digunakan dalam pembuatan apron Pelabuhan Udara Angkatan Laut Juanda, Surabaya, landasan bandara Polonia, Medan, dan landasan bandara Soekarno-Hatta, Jakarta. Hasil temuannya tersebut telah dipatenkan dan dipakai di luar negeri. Karir Karier di dunia akademik dimulai sejak 1 Oktober 1950 dengan pengangkatannya sebagai lektor luar biasa untuk vak Waterkracht bidang pembangkit tenaga air pada bagian Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Indonesia Bandung kemudian menjadi ITB. Pada tanggal 1 Agustus 1951 ia resmi diangkat menjadi guru besar luar biasa bidang pembangkit tenaga air. Ia merupakan profesor pribumi kedua di jurusan teknik sipil ITB setelah Prof. Ir. Roosseno. Pada Lustrum ketiga Dies Natalis ke-15 Institut Teknologi Bandung tanggal 2 Maret 1974 Sedijatmo menerima penghormatan berupa Doctor Honoris Causa dalam Ilmu pengetahuan Teknik dari Senat ITB, atas dasar penilaian terhadap jasa-jasanya sebagai Insinyur, dengan promotor Prof. Ir. Soetedjo. Pondasi Cakar Ayam Sejarah Prof Dr Ir Sedijatmo tahun 1961 ketika sebagai pejabat PLN harus mendirikan 7 menara listrik tegangan tinggi di daerah rawa-rawa Ancol Jakarta. Dengan susah payah, 2 menara berhasil didirikan dengan sistem pondasi konvensional, sedangkan sisa yang 5 lagi masih terbengkelai. Menara ini untuk menyalurkan listrik dan pusat tenaga listrik di Tanjung Priok ke Gelanggang Olah Raga Senayan dimana akan diselenggarakan pesta olah raga Asian Games 1962. Karena waktunya sangat mendesak, sedangkan sistem pondasi konvensional sangat sukar diterapkan di rawa-rawa tersebut, maka dicarilah sistem baru ,Lahirlah ide Ir Sedijatmo untuk mendirikan menara di atas pondasi yang terdiri dari plat beton yang didukung oleh pipa-pipa beton di bawahnya. Pipa dan plat itu melekat secara monolit bersatu, dan mencengkeram tanah lembek secara meyakinkan. Oleh Sedijatmo, hasil temuannya itu diberi nama sistem pondasi cakar ayam. Menara tersebut dapat diselesaikan tepat pada waktunya, dan tetap kokoh berdiri di daerah Ancol yang sekarang sudah menjadi ka wasan industri. Bagi daerah yang bertanah lembek, pondasi cakar ayam tidak hanya cocok untuk mendirikan gedung, tapi juga untuk membuat jalan dan landasan. Satu keuntungan lagi, sistem ini tidak memerlukan sistem drainase dan sambungan kembang susut. Struktur Pondasi cakar ayam terdiri dari plat beton bertulang yang relatif tipis yang didukung oleh buis-buis beton bertulang yang dipasang vertikal dan disatukan secara monolit dengan plat beton pada jarak 200-250 cm. Tebal pelat beton berkisar antara 10-20 cm, sedang pipa-buis beton bertulang berdiameter 120 cm, tebal 8 cm dan panjang berkisar 150-250 cm. Buis-buis beton ini gunanya untuk pengaku pelat. Dalam mendukung beban bangunan, pelat buis beton dan tanah yang terkurung di dalam pondasi bekerjasama, sehingga menciptakan suatu siatem komposit yang di dalam cara bekerjanya secara keseluruhan akan identik dengan pondasi rakit ralft foundation. Mekanisme sistem podasi cakar alam dalam memikul beban dari hasil pengamatan adalah sebagai berikut Bila diatas pelat bekerja beban titik, maka beban tersebut membuat pelat melendut. Lendutan ini menyebabkan buis-buis cakar ayam berotasi. Hasil pengamatan pada model menunjukkan rotasi cakar terbesar adalah pada cakar yang terletak di dekat beban. Rotasi cakar memobilisasi tekanan tanah lateral di belakang cakar-ayam dan merupakan momen yang melawan lendutan pelat. Dengan demikian, cara mengurangi lendutan pelat, semakin besar momen lawan cakar untuk melawan lendutan maka semakin besar reduksi lendutan. Momen lawan cakar dipengaruhi oleh dimensi cakar dan kondisi kepadatan kuat geser tanah disekitar cakar,yaitu semakin panjang dan juga lebar cakar, maka semakin besar momen lawan terhadap lendutan pelat yang dapat diperoleh. Banyak bangunan yang telah menggunakan sistem yang di ciptakan oleh Prof Sedijatmo ini, antara lain ratusan menara PLN tegangan tinggi, hangar pesawat terbang dengan bentangan 64 m di Jakarta dan Surabaya, antara runway dan taxi way serta apron di Bandara Sukarno-Hatta Jakarta, jalan akses Pluit-Cengkareng, pabrik pupuk di Surabaya, kolam renang dan tribune di Samarinda, dan ratusan bangunan gedung bertingkat di berbagai kota. Sistem pondasi cakar ayam ini telah pula dikenal di banyak negara, bahkan telah mendapat pengakuan paten internasional di 11 negara, yaitu Indonesia, Jerman Timur, Inggris, Prancis, Italia, Belgia, Kanada, Amerika Serikat, Jerman Barat, Belanda; dan Denmark. Wikipedia Akhir hayat Sedyatmo melepas semua kedudukan dan kekuasaan karena harus pensiun pada usia 55 tahun di tahun 1964, tetapi tidak berhenti sampai di situ, Sedyatmo tetap memperjuangkan temuan pondasi cakar ayamnya dan masih mengabdi di lingkungan Departemen Pekerjaan Umum dan Tenaga Listrik hingga tahun 1976. Sedyatmo berpandangan kehidupan sebagai peluang dari Tuhan,segala kemampuan yang dimiliki bersumber dari kuasa Tuhan. Manusia hanya sebagai pelaksana dari senjata yang di berikan Tuhan,senjata lima serangkai yang sudah diberikan Tuhan kepada manusia yaitu imajinasi, intelektual, intuisi, inspirasi, serta insting yang bekerja di luar kesadaran manusia dan satu hal yang sangat menonjol dari karakter Sedyatmo adalah kesabarannya dan kepasrahannya kepada kehendak Yang Kuasa. Setelah 14 tahun menduda dengan 5 orang putrinya, Sedyatmo menikah dengan Hj. R. Ay. Sumarpeni. Profesor Sedyatmo meninggal dunia di usia 75 tahun pada 1984 dan dimakamkan di Karanganyar. Sepeninggalannya, Pemerintah Indonesia menganugerahkan Bintang Mahaputra Kelas I kepada Sedyatmo. Nama Sedyatmo kemudian diabadikan sebagai nama jalan bebas hambatan dari Jakarta menuju bandara Soekarno-Hatta. Sumber Wikipedia, berbagai sumber

apa saja hak paten yang dimiliki prof dr ir sedyatmo