Byadmin Posted on April 12, 2021. Pengertian Presentasi Adalah Presentasi merupakan suatu proses penyampaian ide, produk baru ataupun juga hasil pekerjaan yang ditampilkan dan juga dijelaskan terhadap para audiens. Kegiatan atau aktivitas presentasi ini juga sering []
UNSURPOKOK DALAM SEBUAH PRESENTASI : ESTETIKA, yang bermakna presentasi yang kita sajikan harus cukup menarik agar mampu mendorong pemirsa memperhatikan penyajian kita. MATERI, yang bermakna isi presentasi kita harus cukup layak untuk diperhatikan dan memberi manfaat bagi pemirsa
pXI071. Berikut ini adalah unsur-unsur kompetensi presentasi yang baik, kecuali? Mampu untuk menyampaikan pesan dan menjelaskan informasi ringkas dan jelas baik dan solutif fokus serta mendapat perhatian penuh dari audiens. Semua jawaban benar Jawaban yang benar adalah C. baik dan solutif. Dilansir dari Ensiklopedia, berikut ini adalah unsur-unsur kompetensi presentasi yang baik, kecuali baik dan solutif. Pembahasan dan Penjelasan Menurut saya jawaban A. Mampu untuk menyampaikan pesan dan menjelaskan informasi adalah jawaban yang kurang tepat, karena sudah terlihat jelas antara pertanyaan dan jawaban tidak nyambung sama sekali. Menurut saya jawaban B. ringkas dan jelas adalah jawaban salah, karena jawaban tersebut lebih tepat kalau dipakai untuk pertanyaan lain. Menurut saya jawaban C. baik dan solutif adalah jawaban yang paling benar, bisa dibuktikan dari buku bacaan dan informasi yang ada di google. Menurut saya jawaban D. fokus serta mendapat perhatian penuh dari audiens. adalah jawaban salah, karena jawaban tersebut sudah melenceng dari apa yang ditanyakan. Menurut saya jawaban E. Semua jawaban benar adalah jawaban salah, karena setelah saya coba cari di google, jawaban ini lebih cocok untuk pertanyaan lain. Kesimpulan Dari penjelasan dan pembahasan serta pilihan diatas, saya bisa menyimpulkan bahwa jawaban yang paling benar adalah C. baik dan solutif. Jika anda masih punya pertanyaan lain atau ingin menanyakan sesuatu bisa tulis di kolom kometar dibawah.
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Tahukah anda didalam presentasi ada tiga komponen penting, akan tetapi banyak sekali orang yang salah dalam menilai sebuah presentasi, mereka cenderung hanya memahami dua komponen saja tapi komponen yang satu ini sering dilupakan. Presentasi terbagi atas tiga komponen penting yaitu konten, media dan delivery. Komponen pertama konten berarti tentang ide yang mau anda sampaikan, ide yang mau ada jual atau pemahaman pemikiran yang mau anda sebarkan kepada audiens tentunya konten ini haruslah berkualitas. Komponen kedua media meliputi alat pendukung dalam presentasi seperti slide powerpoint, papan tulis dan sebagainya. Komponen ketiga yaitu delivery meliputi kemampuan anda untuk menyampaikan materi, bagaimana anda mengolah kata-kata dan bahasa tubuh didalam menyampaikan konten. Lalu bagaimana kalau ketiga komponen itu tidak terpenuhi? Ketika salah satu komponen tidak terpenuhi dengan baik maka presentasi yang dilakukan tidak bisa berjalan dengan maksimal, komponen presentasi ada tiga konten, media dan delivery. Kertika kontennya saja yang bagus maka anda seperti melihat persidangan, isi persidangan itu semua penting semua isinya perlu tapi suasana persidangannya kaku, kurang menarik cepat membuat mengantuk, jika presentasi anda hanya kontennya saja yang bagus maka bersiaplah audiens anda merasa bosan dan mengantuk. Kalau hanya media saja yang bagus sementara konten & delivery buruk bagaimana? Maka presentasi anda seperti kita melihat bioskop sangat menarik, betah berlama-lama tapi isinya kurang penting delivery buruk karena hanya satu arah tidak ada interaksi dengan audiens. Kalau hanya delivery yang bagus maka presentasi anda seperti sebuah pertunjukan lawak, begitu menyenangkan menarik untuk dilihat dan menghibur sehingga audiens akan sering tertawa dari pada memperhatikan isi presentasi yang anda sampaikan. 635103157594820347_Slide3 Itulah kenapa ketiga komponen presentasi ini penting, karena ketiganya akan saling melengkapi antara satu komponen dengan komponen yang lain. Tapi sayangnya komponen media sering dipandang sebelah mata padaha media ini juga penting, ibaratnya anda mau menjelaskan tentang mobil apa anda harus membawa masuk sebuah mobil kedalam ruangan, tidak kan!! Anda hanya perlu memakai slide presentasi, ada bisa menaruh gambar, teks, video, musik ke dalam slide presentasi sehingga presentasi anda akan semakin terlihat nyata. Kita sering belajar tentang konten dan delivery di training, workshop atau kelas public speaking tapi untuk komponen media masih sangat jarang ada workshop yang khusus belajar tentang bagaimana mengoptimalkan media, saran saya jika anda ingin presentasi menjadi lebih hidup lebih maksimal maka belajarlah juga tengan mengoptimalkan media khususnya mengoptimalkan slide presentasi. Artikel lainnya bisa dibaca di Sumber gambar slide Lihat Pendidikan Selengkapnya
Hal yang Harus Diperhatikan soal Slide PowerPoint Sebagai aplikasi yang mempermudah pekerjaan presentasi dan pemaparan poin-poin pemikiran, MS PowerPoint selalu menjadi pilihan utama meskipun sudah banyak aplikasi berbasis presentasi lainnya yang menawarkan sejumlah fitur baru. Menampik fakta tersebut, para pengembang aplikasi MS PowerPoint memiliki kalimat pegangan, yakni 'Hanya karena kamu bisa melakukannya, bukan berarti kamu harus melakukannya.' Hampir semua alat bantu pengembangan peranti lunak masa kini memiliki berbagai macam fitur super keren yang mampu membantumu menciptakan konten yang menarik. Meski demikian, sebuah presentasi yang penuh dengan intrik menarik, animasi yang meriah, atau warna yang indah, belum tentu akan berujung pada presentasi yang baik. Berikut ini adalah 8 hal sederhana yang penting untuk kamu perhatikan saat mendesain slide presentasi 1. Bikin slide yang sederhana Slide PowerPoint dibuat sebagai cara paling nyaman untuk menampilkan informasi grafis yang akan disampaikan oleh kamu atau pembicara. Slide juga merupakan “suplemen” dari sebuah presentasi. Hadir sebagai “suplemen” dan pendukung, tentunya slide tidak bisa menjadi “bintang” dari presentasi. Yang harus menjadi “bintang” dari presentasi adalah para pendengar atau penonton. Orang-orang datang untuk mendengar dan tergerak oleh kamu dan pesan yang disampaikan, bukan karena slide yang kamu tampilkan. Jangan sampai pesan yang ingin kamu sampaikan malah “terganggu” slide. Oleh karena itu, bikinlah slide sesederhana mungkin. Yang penting pesannya tersampaikan ke para pendengar. Jangan menjejali slide dengan gambar atau chart yang terlalu banyak. Jangan juga bikin slide yang terlalu ramai. 2. Batasi penggunaan bullet dan teks Slide yang terlalu dipenuhi oleh bullet dan teks dijamin bakal membuat para pendengar presentasi kamu kebosanan. Oleh karena itu, usahakan bikin slide dengan teks yang sedikit dan bullet yang minimal. Bahkan, ada yang berkata bahwa slide yang sempurna tidak dibekali dengan teks sama sekali. Ingat, slidemerupakan pendukung dari narasi kamu sebagai pembicara. Jangan menuangkan semua yang ingin kamu katakan dalam slide, melainkan inti-intinya saja. Bikin para pendengar terpesona dengan ucapan kamu dalam presentasi, bukan dari penuhnya slide dengan tulisan. 3. Ukuran dan Jenis Font Ilustrasi huruf Times new Roman. Sumber foto Free Fonts Family Saat melakukan presentasi, ingatlah bahwa penonton berada di jarak yang cukup dari layar. Jadi pastikan bahwa penontonmu mampu melihat dengan jelas apa yang terpampang di layar presentasi kamu. Usahakan agar tidak menggunakan ukuran yang lebih kecil dari 24pt. Perihal ukuran font ini tidak hanya akan membantu penonton dalam memahami materi presentasimu, tapi juga merupakan hal yang berpengaruh besar terhadap materimu secara menyeluruh. Mengutip dari sebaiknya kamu menggunakan font jenis Serifs atau font apapun yang mirip dengan font Papyrus. Meskipun font yang disebutkan tadi bisa jadi terlihat menarik dari jarak dekat, hal yang sama tidak berlaku apabila orang lain melihatnya dari jarak 4-5 meter jauhnya. Tips lainnya adalah untuk tidak menggunakan terlalu banyak jenis font dalam satu materi presentasi. Umumnya 2 atau 3 sudah cukup, yakni untuk font judul, font sub bab, serta font isi slide. 4. Batasi penggunaan transisi dan animasi Gunakan transisi atau animasi antar slide sebijak mungkin. Sebaiknya, jangan gunakan animasi transisi di semua slide. Beberapa animasi mungkin bisa membuat slide menarik. Akan tetapi, pilih animasi yang tampak profesional. Animasi yang sederhana juga dianjurkan. 5. Label Ilustrasi statistik dalam bentuk grafis. Sumber foto Great Schools Poin satu ini bisa jadi merupakan hal yang paling sering diabaikan oleh banyak orang dalam pembuatan slide MS Powerpoint. Mungkin bagi kamu yang percaya diri dengan kemampuanmu dalam menyampaikan materi, hal ini akan kamu rasa hanya buang-buang waktu. Namun memberikan label penjelasan pada materi grafik/tabel/chart/materi infografis lainnya akan menghasilkan perbedaan yang signifikan dalam memberikan presentasi. Perlu kamu ingat bahwa para penonton tidak memahami konten presentasimu sebaik kamu memahaminya. Jadi pemahamanmu itulah yang mesti disampaikan ke orang lain. Baca Juga 5 Alasan PowerPoint Penting Bagi Seorang Pembicara 6. Latar Belakang yang Konsisten Contoh penggunaan latar belakang. Sumber Foto Share Faith Apabila kita bicara soal latar belakang slide presentasi, banyak sekali ide gila yang terlontar, mulai dari yang sangat baik hingga sangat buruk. Presentasi MS PowerPoint yang bagus biasanya mempertajam isi slide dengan latar belakang yang tidak akan mengalihkan perhatian penonton dari konten slide, atau mengganggu alur presentasi. Presenter yang baik biasanya cukup menggunakan variasi 2 hingga 3 latar belakang dan menyesuaikannya dengan jenis informasi yang terpampang di slide. Apabila hal ini dilakukan dengan konsisten dan efisien, maka penonton akan lebih mudah dalam menebak jenis informasi yang ditampilkan, karena si pembuat slide sudah berhasil mengkorelasikan isi slide dengan latar belakangnya. Baca Juga Begini Caranya Membuat Presentasi MS PowerPoint Dengan Efektif 7. Kontras warna Ilustrasi kontras warna dalam teks. Sumber Foto Depaul Poin satu ini berhubungan erat dengan poin nomor 1 dan nomor 3. Apabila kamu sudah mantap menggunakan jenis font dan warna tertentu dalam presentasimu, selanjutnya kamu harus memastikan bahwa teks yang kamu tampilkan tetap mudah dibaca meskipun kamu menghadirkan latar mencolok. Biasakan me-review ulang slide satu persatu untuk memastikan semua teks terbaca dengan jelas. Perbaiki bagian teks yang sulit terbaca dengan mengganti jenis font atau memberikan efek bold pada kata atau kalimat tersebut. Dengan solusi ini, kamu tidak perlu mengubah latar belakang slide kamu. Baca Juga Ukuran Slide di MS PowerPoint Bisa Diubah, Begini Caranya 8. Gambar dengan Kualitas Tinggi Suasana presentasi dengan seorang pembicara. Sumber Foto Wlol Radio Jangan pernah menggunakan gambar apapun yang berbentuk clip art. Bersyukurlah saat ini MS PowerPoint sudah berpaling dari penggunaan clip art pada pilihan media-nya. Berikut adalah alasan penting mengapa kamu mesti menghindari penggunaan clip art dalam presentasi - Kekanak-kanakan - Terlalu umum digunakan - Tidak terlihat professional - Banyak opsi yang lebih baik - Penonton tidak akan memperhatikanmu dengan serius Memberikan presentasi dalam MS PowerPoint kini telah beranjak ke era yang lebih modern dan keren. Penggunaan clip art dalam slide kamu adalah sebuah kemunduran zaman. Kamu sangat mampu menyampaikan desain dan presentasi slide dengan cara lebih baik, menggunakan gambar dengan kualitas dan resolusi tinggi. Apabila kamu takut melanggar hak cipta, carilah gambar tanpa royalti atau bebas digunakan. Sukses atau tidaknya kamu dalam mempresentasikan materi tentunya juga dipengaruhi bagaimana kamu mendesain slide MS PowerPoint-mu. Jadi, jangan ragu untuk sedikit menyediakan waktu untuk mempercantik presentasi agar makin keren dan makin mudah dipahami.
Pernahkah Anda mendengarkan suatu presentasi dimana Anda merasa kebingungan dan berpikir, sampai dimana sekarang ini ya ? Apa kaitan antara slide yang baru disampaikan oleh presenter dengan slide sebelumnya ? Sampai di akhir presentasi Anda juga masih bertanya,“Apa yang sebetulnya ingin disampaikan oleh presenter ?” Jika Anda mengalami hal tersebut, maka besar kemungkinan presentasi yang disusun oleh presenter tidak memiliki struktur presentasi yang baik. Mengapa struktur presentasi atau cara pengorganisasian materi dari suatu presentasi itu sangat penting ? Karena agar pesan presentasi bisa diterima dengan baik oleh audiens Anda. Untuk itu, maka pesan tersebut harus disajikan dengan runtut dan rasional. Audiens harus mampu memahami runtutan cara berpikir Anda dan merasa bahwa apa yang Anda sampaikan adalah rasional. Kory Kogon, Breck England, dan Julie Schmidt dalam bukunya Presentation Advantage How To Inform and Persuade Any Audience dan Jill Schiefelbein dalam bukunya Dynamic Communication 27 Strategies To Grow, Lead & Manage Your Business menjelaskan bahwa ada 3 komponen struktur presentasi, yaitu opening pembukaan, body isi, dan conclusion kesimpulan. Namun, saya menambahkan satu komponen lagi, yaitu Transition transisi. Mari kita bahas satu per satu. Komponen 1 Opening Saya percaya bahwa presentasi yang baik merupakan suatu rangkaian yang menyerupai sebuah lingkaran. Hal tersebut berarti bahwa opening dan conclusion berkaitan satu sama lain, sehingga meninggalkan kesan kepada audiens bahwa presentasi Anda selesai. Jika Anda menjelaskan tentang cerita pada bagian opening, maka Anda dapat merujuknya pada bagian conclusion. Opening adalah bagian pembuka dari presentasi Anda. Opening ini mengambil kurang lebih 10-15 % dari porsi total waktu presentasi Anda. Opening dalam presentasi sangatlah penting, karena untuk menarik perhatian audiens Anda, sehingga fokus mereka mengarah kepada Anda. Selain itu, opening sangat penting untuk mencairkan kekakuan. Opening yang tepat dapat menciptakan suasana yang cair. Tambahan pula, opening sangat penting untuk memberikan informasi. Audiens akan mendapatkan informasi mengenai isi presentasi dari pembukaan yang Anda sampaikan. Opening ini terdiri dari tiga bagian. Bagian pertama adalah attention getter. Tujuan attention getter ini adalah untuk mendapatkan perhatian dari audiens Anda. Bagian kedua, topik. Disini Anda menyebutkan topik yang Anda bicarakan. Anda perlu menyesuaikan antara attention getter dan topik. Dan bagian ketiga, agenda. Agenda adalah materi/isi dari presentasi Anda. Komponen 2 Body Body adalah bagian utama dari presentasi Anda. Pada bagian inilah Anda menyampaikan informasi yang dibutuhkan oleh audiens Anda. Body dari suatu presentasi terdiri dari poin-poin yang ingin Anda sampaikan beserta penjelasannya. Anda dapat menggunakan istilah poin utama dan poin pendukung. Poin utama adalah poin-poin pokok yang ingin Anda sampaikan. Sementara itu, poin pendukung adalah penjelasan dari poin utama yang merupakan sekumpulan informasi yang diperlukan untuk audiens dalam memahami poin utama Anda. Sebuah body presentasi yang baik akan membuat audiens mudah memahami dan mengingat poin-poin penting yang disampaikan oleh Anda sebagai presenter. Komponen 3 Conclusion Conclusion adalah bagian dimana Anda menutup presentasi Anda. Seperti halnya opening, bagian conclusion ini mempunyai durasi lebih kurang 10-15 % dari total waktu presentasi Anda. Conclusion mempunyai dua bagian. Bagian pertama, ringkasan dari poin-poin yang sudah Anda sampaikan. Ulangi apa yang telah Anda presentasikan, sehingga audiens Anda bisa mengingat kembali apa yang sudah mereka pelajari. Ini juga sebagai tolok ukur Anda apakah audiens benar-benar memperhatikan presentasi Anda atau tidak. Bagian kedua, powerful closing. Bagian ini berisi tentang kalimat penutup yang Anda gunakan untuk mengakhiri presentasi. Buat penutupan yang berkesan dengan powerful closing, sehingga audiens Anda akan teringat dan mengikuti pesan yang Anda sampaikan. Bagian ini akan menjadi baik apabila Anda merujuk kembali pada attention getter pada bagian opening dan kemudian Anda merangkainya untuk audiens Anda. Conclusion ini sangat penting, sehingga saya perlu menegaskan kembali. Yaitu, Anda perlu mengatakan kepada audiens Anda apa yang perlu mereka lakukan dengan informasi yang Anda berikan. Apa tindakan yang perlu mereka ambil ? Apa langkah berikutnya yang perlu dilakukan ? Meniadakan hal tersebut dalam conclusion dari presentasi Anda merupakan kesalahan yang perlu Anda hindari. Sebuah conclusion yang berhasil akan mampu membuat audiens Anda bersemangat, termotivasi, dan akhirnya mengikuti apa yang sudah Anda sampaikan. Komponen 4 Transition Transition adalah kalimat yang perlu Anda sampaikan ketika Anda melakukan perpindahan antara satu bagian presentasi ke bagian yang lain. Transition tersebut bisa terjadi antara opening ke body, antara poin yang satu ke poin yang lainnya di dalam body, atau antara body ke conclusion. Transition yang baik akan membuat presentasi Anda memiliki satu kesatuan yang utuh dan alur yang mengalir. Selain itu, transition yang baik akan mampu membangkitkan rasa ingin tahu audiens untuk mendengarkan bagian presentasi Anda yang berikutnya. Demikianlah, 4 komponen struktur presentasi yang dapat membuat audiens Anda memahami presentasi Anda. Pertama, opening, Kedua, body. Ketiga, conclusion. Keempat, transition.
Berikut ini definisi atau pengertian presentasi secara umum, kegunaanya, jenis-jenis, dan unsur-unsurnya yang dibahas lengkap di artikel ini. Pastinya kalian sering melakukan presentasi di sekolah atau kampus tempat kalian belajar, entah itu mempresentasikan tugas atau sekedar meberikan informasi atau materi kepada teman-teman kalian. Bagi kalian yang belum mengetahui apa itu yang dimaksud dengan presentasi dan kegunaannya, kami akan memberikan penjelasannya yang lengkap. Presentasi adalah suatu kegiatan berbicara di hadapan orang banyak dengan tujuan untuk menyampaikan pendapat, topik, atau informasi. Presentasi juga merupakan salah satu bentuk komunikasi karena menyempaikan informasi kepada orang lain. Fungsi atau Kegunaan Presentasi Adapun beberapa tujuan dari presentsi yang dilakukan, diantaranya seperti 1. Menyampaikan informasi atau materi Hal ini dapat dikatakan sebagai fungsi utama dari presentasi. Seperti orang-orang di perusahaan selalu melakukan presentasi jika ada informasi yang penting untuk disampaikan. Informasi tersebut dapat bersifat biasa bahkan sangat penting. Biasanya dalam melakukan presentasi di suatu perusahaan akan mengundang orang-orang yang dianggap penting untuk mengetahui pesan atau informasi tersebut. 2. Membuat suatu ide ataupun gagasan Tujuan lainnya dari presentasi tentunya untuk membuat ide ataupun gagasan. Tujuannya biasanya diterapkan pada organisasi yang sedang mengalami suatu masalah yang sulit untuk dicarikan solusinya, sehingga membutuhkan pendapat dariorang lain untuk mencari solusi. Untuk itu sering sekali didengar istilah rapat, organisasi akan mengundang peserta yang dianggap penting yang nantinya dapat memberikan solusi untuk memecahkan masalah tersebut. 3. Meyakinkan para peserta Presentasi dapat digunakan untuk meyakinkan peserta menganai informasi yang dilengkapi data-data yang disusun secara logis sehingga dapat meyakinkan orang-orang menganai suatu topik yang dibahas. 4. Menghibur pendengar Jika menyampaikan informasi terlalu serius maka akan terasa jenuh dan kurang menarik. Maka saat ini banyak moderator dan pembicara pada presentasi dituntut untuk bisa menghibur tapi tetap relevan dan bersikap profesional sehingga para peserta dapat menikmati presentasi yang dilakukan. 5. Memotivasi dan menginspirasi peserta untuk melakukan tindakan tertentu Demi tercapainya tujuan dari presentasi maka seorang pempicara dalam presentasi tersebut harus bisa mengarahkan dan membimbing para pesertanya supaya dapat memahami dan melaksanakan apa yang telah disampaikan. Selain itu pembicara-pun harus dapat memberikan motivasi pada para peserta. Selain itu pembicara juga harus dapat memberikan inspirasi supaya para peserta menjadi bersemangat dalam melakukan kegiatan yang disampaikannya pada preentasi tersebut. 6. Menyentuh perasaan dan emosi peserta Dalam hal ini pembicara harus dapat menyentuh perasaan peserta. Jadi pembicara selain harus dapat menyampaikan materi atau informasi dengan baik, pembicara juga harus dapat menyentuh perasaan dan emosi peserta yang menghadiri presentasi. 7. Memperkenalkan diri Presentasi juga berfungsi untuk memperkenalkan diri, seperti menyebutkan nama, riwayat hidup dan data-data lainnya sehingga dapat dikenal oleh orang banyak serta dapat meyakinkan peserta. 8. Melakukan promosi Hal seperti ini biasanya berhubungan dengan perusahaan yang mempromosikan produk yang telah diproduksinya. Biasanya perusahaan akan memberikan tugas kepada karyawan tertentu untuk melakukan promosi produknya kepada calon pembeli. Sebelum melakukan presentasi karyawan akan diberikan wawasan atau pengetahuan menganai produk yang akan dipromosikannya. Baca Juga Pengertian Diskusi Dan Macamnya Serta Manfaatnya Jenis-Jenis Presentasi Selain menjelaskan pengertian presentasi, adpun jenisnya sebagai berikut 1. Beberapa Jenis Presentasi Secara Umum a. Presentasi mendadak Yaitu presentasi yang dilakukan secara mendadak atau tanpa persiapan, para pembicara akan langsung memberikan informasi kepada para peserta. Biasanya dilakukan jika ada informasi penting yang harus segera disampaikan. Kelebihannya Informasi yang disampaikan akan sesuai dengan apa yang dirasakan oleh pembicara. Membuat pembicara akan terus berfikir saat menyampaikan informasi karena tidak ada persiapan sebelumnya. Kata-kata yang keluar dari pembicara spontanitas. Kekurangannya Informasi yang disampaikan akan terasa tersendat-sendat karena pembicara harus berfikir untuk menyampaikan informasi tersebut. Biasanya dalam menyampaikan informasinya tidak tersusun secara sistematis. Jika pembicara baru pertama kali melakukan presentasi, biasanya pembicara akan terkena demam panggung. b. Presentasi naskah Yaitu presentasi yang dilakukan dengan cara membacakan naskah kepada para peserta. Saat ini banyak sekali orang yang melakukan presentasi dengan membaca naskah sehingga kata-kata yang dikeluarkan seperti teks pada naskah yang telah dipersiapkannya. Kelebihannya Dalam menyampaikan informasi dilakukan secara sistematis. Kata-kata yang dikeluarkan baik dan benar, karena telah melakukan persiapan. Minim kesalahan dalam penyampaiannya. Kekurangannya Biasanya peserta atau pendengar akan merasa jenuh dan bosan. Jika pembicara kurang kreatif, maka akan terasa kurang menarik. Pendengar kurang termotivasi dan terinspirasi. c. Presentasi hafalan Yaitu presentasi yang dilakukan dengan cara menghafal teks yang telah disediakan. Jadi pembicara harus menghafal informasi yang akan disampaikannya. Presentasi dengan cara ini sangat kurang baik untuk dilakukan, karena jika lupa akan terjadi kegagalan jadi kalau bisa harus dihindari. d. Presentasi ekstempore Dalam jenis ini, pembicara harus mempersiapkan materi hanya garis besarnya saja kemudian jabarkan secara lengkap atau detail. Kelebihannya Informasi yang disampaikan jelas karena sebelumnya telah melakukan persiapan. Akan menarik perhatian peserta, karena tidak sepenuhnya bergantung kepada naskah atau teks tapi tidak melenceng dari pembahasan. Penyampaiannya akan lebih leluasa. Informasi yang disampaikan secara berurutan atau sistematis. Pembicara akan melakukan kontak mata dengan peserta, sehingga informasi yang disampaikan akan terasa menarik atau tidaknya. Kekurangannya Diperlukan pengalaman dan keahlian yang cukup jika ingin melakukan presentasi. Di perlukan wawasan untuk membahas topik atau temanya. Perlu persiapan yang lama sebelum melakukan presentasi. 2. Jenis Presentasi Berdasarkan Pihak Yang Melakukan dan Pesertanya a. Presentasi langsung Dilakukan jika pembicara dan peserta dapat berkomunikasi secara langsung. Contohnya seperti kegiatan belajar dan mengajar di sekolah, jadi guru dan murid dapat berkomunikasi secara langsung dan murid dapat bertanya secara langsung serta akan diberikan jawaban secara langsung. b. Presentasi tidak langsung Dikatakan secara tidak langsung jika peserta tidak bertemu secara langsung dengan pembicara yang menyampaikan informasi. Baca Juga Pengertian Seminar dan Fungsinya serta Susunan Acaranya 3. Jenis Presentasi Berdasarkan Sifat Medianya Adapun jenis dari presentasi jika berdasarkan media yang digunakannya a. Presentasi audio Yaitu menggunakan media suara saat menyampaikan informasinya. b. Presentasi visual Yaitu menggunakan media gambar saat menyampaikan informasinya. c. Presentasi audio dan visual Yaitu menggunakan media suara dan gambar saat menyampaikan informasinya misalnya seperti video. Unsur-Unsur Presentasi Unsur-unsur pokok yang ada pada presentasi diantaranya seperti Moderator, yaitu untuk mengatur jalannya presentasi. Pembicara, yaitu pihak yang melakukan presentasi atau menyampaikan informasi. Audience, yaitu peserta atau pendengar dari presentasi. Tools atau peralatan, yaitu media atau alat-alat yang digunakan untuk menyampaikan informasinya. Itulah ulasan tentang pengertian presentasi, semoga dapat dipahami dan tentunya dapat bermanfaat bagi kalian yang sudah membacanya. Mohon maaf jika ada kesalahan, sekian dan terimakasih.
berikut merupakan unsur unsur yang berpengaruh pada presentasi kecuali